Aku
berada dalam engkau
Engkau berada dalam Aku
Kau kekasihku, kau ibuku
Angina malam menghembuskan tawa
Ketika waktu beranjak petang
Ku rindu kau seakan kau ada
Dalam hati yang selalu terang
Hatiku terang menerima katamu
Kalbuku terbuka menunggu kasihmu
Ku bersyukur kau ada dalam kerangka hidupku
Ku ingin kau ada dan selalu ada disetiap
desahan nafas ini
Ibuku… kau lah mutiara hidupku
Semarang, 10 oktober 2014