Selasa, 11 November 2014

Aku, Kamu Berada

Aku  berada dalam engkau
Engkau berada dalam Aku
Kau kekasihku, kau ibuku

Angina malam menghembuskan tawa
Ketika waktu beranjak petang
Ku rindu kau seakan kau ada
Dalam hati yang selalu terang

Hatiku terang menerima katamu
Kalbuku terbuka menunggu kasihmu

Ku bersyukur kau ada dalam kerangka hidupku
Ku ingin kau ada dan selalu ada disetiap desahan nafas ini

Ibuku… kau lah mutiara hidupku


Semarang, 10 oktober 2014

Aku, Kata Yang Malang

Dengan segala buih-buih kata
Lembaran-lembaranku penting bagi kau yang berada
Tapi sesekali kau lupa
Dengan segala yang kuberikan semata

Andai ku dapat berkata
Aku bosan dengan semua ini
Aku ingin kau belai lembut tubuh ini
Kau rawat aku
Kau jaga aku, dan
Kau cumbu aku dengan apa yang dapat aku berikan kepadamu

Lagi…lagi kata tapi itu kembali dating
Menampakkan tubuh yang using
Yang tak lagi kau pegang
Yag tak lagi kau saying

Aku ingin kau disini, tetap disini
Untukku saying… J


Semarang, 23 September 2014

Puisiku

Buih-buih Lembara
Sebuah tangan nana halus mengusapku
Usapan yang tak asing lagi bagiku
Aku mengenal desahan nafas itu
Yang bujuk rayunya membuatuku luluh
Awal itu…
Kau dekatiku, kau pegang, kau pandang
Akhir itu…
Kau sakitiku, kau lipat aku, kau robek aku
Tak kah kau rasa
Perih yang mengaliri seluruh aliran ini
Perih nan pedih

Kau baikkanku ketika ku butuh
Tapi, lewat waktu ku tau
Bahwa kau sama dengan yang lain
Kau cinta lembaran-lembaran itu saja
Tak kau cinta tubuh ini


Semarang, 28 September 2014