Buih-buih Lembara
Sebuah tangan
nana halus mengusapku
Usapan yang tak
asing lagi bagiku
Aku mengenal
desahan nafas itu
Yang bujuk
rayunya membuatuku luluh
Awal itu…
Kau dekatiku,
kau pegang, kau pandang
Akhir itu…
Kau sakitiku,
kau lipat aku, kau robek aku
Tak kah kau rasa
Perih yang
mengaliri seluruh aliran ini
Perih nan pedih
Kau baikkanku
ketika ku butuh
Tapi, lewat
waktu ku tau
Bahwa kau sama
dengan yang lain
Kau cinta
lembaran-lembaran itu saja
Tak kau cinta
tubuh ini
Semarang, 28
September 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar