Selasa, 11 November 2014

Puisiku

Buih-buih Lembara
Sebuah tangan nana halus mengusapku
Usapan yang tak asing lagi bagiku
Aku mengenal desahan nafas itu
Yang bujuk rayunya membuatuku luluh
Awal itu…
Kau dekatiku, kau pegang, kau pandang
Akhir itu…
Kau sakitiku, kau lipat aku, kau robek aku
Tak kah kau rasa
Perih yang mengaliri seluruh aliran ini
Perih nan pedih

Kau baikkanku ketika ku butuh
Tapi, lewat waktu ku tau
Bahwa kau sama dengan yang lain
Kau cinta lembaran-lembaran itu saja
Tak kau cinta tubuh ini


Semarang, 28 September 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar